Tips Mendapat Indeks Prestasi yang Memuaskan

Tips Mendapat Indeks Prestasi yang Memuaskan

Indeks prestasi atau IP adalah ukuran prestasi dalam bidang akademik. Biasanya diwakili dari angka 1 sampai 4. Satu adalah angka minimal dan 4 paling bagus atau excellent. Menjadi ukuran kebanggaan juga bagi para mahasiswa. Tetapi bisa juga menjadi aib jika kurang memenuhi standar. Biasanya ini adalah hal privasi bagi mahasiswa.

Idealnya setiap semester kamu mempertahankan angka 3,5. Supaya di semester berikutnya bisa memaksimalkan SKS dan tidak perlu mengulang kuliah untuk memperbaiki nilai. Biasanya dilakukan mahasiswa sebelum mengambil mata kuliah skripsi. Di perguruan tinggi baik negeri maupun perguruan tinggi swasta sama.

Faktor yang Mempengaruhi Perolehan Indeks Prestasi

Banyak faktor yang mempengaruhi prestasi mahasiswa selama kuliah. Faktor dari dalam diri mahasiswa sendiri yang paling umum adalah kurangnya kemampuan mengatur waktu belajar. Terlalu banyak kegiatan keorganisasian atau sibuk kerja sampingan biasanya menjadi alasan utama. Memang tidak salah berorganisasi, mengasah minat dan keahlian. Tetapi harus diingat tujuan dari kuliah itu sendiri.

Faktor luar paling banyak adalah pergaulan. Tidak selalu pergaulan anak muda bernilai positif. Terlalu sering nongkrong, touring, main atas nama komunitas tidak baik untuk diri sendiri. Jangan hanya karena sungkan lalu mengabaikan waktu kuliah dan jam belajar demi kumpul bersama teman-teman adalah hal yang salah besar.

Tipe dan cara mengajar dosen juga berpengaruh pada nilai mata kuliah. Ada tipe dosen yang suka didengarkan, asalkan kita rajin hadir, mendengarkan kuliahnya, menjawab pertanyaan-pertanyaannya maka nilai A atau B pasti didapat. Ada juga yang benar-benar menekankan pada hasil ujian, kerja lapangan, praktikum, untuk ini kamu harus rajin-rajin belajar.

Tips Memperoleh Indeks Prestasi Memuaskan

Lulus dengan nilai memuaskan adalah impian setiap mahasiswa. Ada beberapa tips yang bisa diikuti agar mendapatkan kelulusan impian.

  1. Mencari materi tambahan di luar jam kuliah. Selesai kuliah, jangan langsung pulang. Manfaatkan waktu dengan produktif, main-main ke perpustakaan banyak baca jurnal atau buku pendukung materi perkuliahan. Mahasiswa biasanya paling malas ke perpustakaan jika bukan untuk urusan skripsi. Ubahlah kebiasaan ini.
  2. Mempersiapkan diri sebelum dosen mengajar. Baca buku tentang materi perkuliahan yang akan berlangsung. Jadi kalau dosen mengajar dengan cara yang membosankan kamu tetap paham materinya karena sudah belajar sebelumnya. Selain itu kamu bisa aktif tanya jawab di kelas. Ini akan menambah nilai, dosen akan mengingat bahwa kamu paling menonjol di mata kuliah yang diajarnya.
  3. Ketahui cara penilaian dosen. Ada dosen yang menilai sesuai absensi kehadiran, perhitungkan berapa kali kamu bisa ijin atau bolos kuliah untuk mata kuliah ini. Ada yang menilai berdasarkan hasil ujian, kamu harus benar-benar matang menghadapi ujian meskipun sering bolos kuliah. Ada yang menilai berdasarkan hasil praktikum, maksimalkan praktikum dan laporannya.
  4. Atur jadwal kuliah, belajar dan organisasi. Sebagai mahasiswa kamu pasti ingin bergabung dalam organisasi atau UKM di kampus. Tetapi jangan sampai mengganggu waktu belajar apalagi bertabrakan dengan jadwal kuliah atau praktikum. Kalau ingin lulus dengan waktu ideal, prioritaskan kuliah.

Inilah beberapa tips mudah agar kuliah berjalan lancar. Kegiatan belajar dan berorganisasi juga dalam porsi yang seimbang dan menguntungkan. Materi kuliah sangat mudah dikuasai dengan banyak membaca. Tetapi jangan coba-coba belajar sistem kebut semalam, tidak akan efektif. Apapun kegiatanmu prioritaskan kuliah agar mendapat indeks prestasi memuaskan dan membanggakan orang tua.

About the author

shares