Asuransi Jiwa VS Asuransi Pensiun

Asuransi Jiwa VS Asuransi Pensiun, Mana yang Lebih Baik untuk Hari Tua?

Ketika Anda sudah berusia lanjut dan merasa tidak produktif lagi seperti dulu, maka disitulah Anda harus mempertimbangkan untuk pensiun. Tidak sedikit orang yang takut menghadapi pensiun, alasannya tidak lain yaitu seputar pendapatan yang akan menurun. Lalu bagaimana dengan jaminan pensiun, apakah hari tua akan benar-benar terjamin dengan jaminan tersebut?

Perbedaan Manfaat Jaminan Pensiun dan Asuransi Pensiun

Rata-rata para pekerja akan pensiun saat memasuki usia 60 tahunan, karena pada usia tersebut manusia biasanya sudah tidak aktif mencari nafkah. Beberapa perusahaan besar dan institusi pemerintahan memberikan jaminan bagi pegawainya yang sudah pensiun, meskipun nominal per bulannya tidak seberapa, namun setidaknya para pensiunan masih memiliki penghasilan.

Namun bagaimana dengan pegawai yang tidak punya jaminan untuk hari tua? Disinilah pentingnya peran asuransi, kebutuhan Anda ketika hari tua nanti akan ditanggung oleh asuransi. Besaran perbulannya pun dapat disesuaikan, tergantung polis yang Anda beli di awal perjanjian. Nilainya memang tidak sebesar gaji bulanan, karena hanya untuk memenuhi kebutuhan primer saja.

Sayangnya masyarakat Indonesia masih kurang peduli dengan asuransi, baik untuk asuransi jiwa yang standar ataupun untuk asuransi pensiun. Akibatnya semakin banyak manula yang tidak terurus dan hidup seadanya. Sebaiknya Anda melakukan antisipasi sejak dini, untuk menghindari kehidupan sulit di masa mendatang.

Asuransi Mana yang Terbaik untuk Hari Tua?

Manfaat asuransi untuk jiwa dan pensiun sebenarnya hampir sama, yaitu dapat memberikan jaminan untuk hidup yang lebih baik. Sebagai seorang nasabah, Anda tentunya harus cerdas memilih mana yang terbaik untuk diri sendiri. Agar lebih mudah mempertimbangkannya, simak beberapa perbedaan manfaat dan premi kedua asuransi di bawah ini:

  1. Asuransi Jiwa

Asuransi untuk perlindungan diri biasanya hanya bisa dicairkan satu kali dan sekaligus, sehingga Anda harus pandai mengelola uang sendiri agar dapat memenuhi kebutuhan sampai akhir hidup. Selain itu, asuransi ini juga dapat diberikan untuk membiayai hidup ahli waris seperti biaya pendidikan anak dan dapat memenuhi kebutuhan konsumtif sehari-hari.

Premi asuransi ini lebih mahal dibanding dengan asuransi pensiun, karena dapat memberikan jaminan proteksi lebih luas. Semakin tinggi harga preminya, maka kehidupan Anda dan keluarga akan semakin terjamin secara finansial. Jika Anda berencana menjadikan asuransi ini sebagai jaminan hari tua, sebaiknya rencanakan juga pengeluarannya agar tidak boros.

  1. Asuransi Pensiun

Asuransi ini difokuskan untuk memberikan dana kepada nasabah yang ingin tetap berpenghasilan meskipun sudah pensiun. Maka manfaat utama dari asuransi ini, yaitu memberikan pertanggungan yang dapat ditarik setiap bulannya. Tidak seperti asuransi untuk jiwa, asuransi ini lebih bersifat melindungi tertanggung dan bukan ahli waris.

Premi asuransi pensiun lebih terjangkau dan memiliki tenor yang panjang, yaitu selama Anda masih bekerja dan menghasilkan uang. Anda juga bisa membebankan premi ke perusahaan tempat Anda bekerja, karena selisih preminya juga tidak terlalu besar. Selama Anda masih sehat dan produktif, jangan lupa untuk memikirkan hari tua nanti agar hidup tetap sejahtera.

Asuransi pensiun dan jiwa memiliki manfaat dan keunggulannya tersendiri, yang sewaktu-waktu bisa Anda butuhkan. Jika Anda memiliki dana lebih, tidak ada salahnya membeli kedua produk asuransi tersebut agar mendapat proteksi ganda. Namun jika penghasilan masih terbatas, sebaiknya pikirkan terlebih dahulu mana yang akan menjadi prioritas, karena keduanya sama-sama melindungi Anda.

About the author

shares